kadang-kadang mereka
berteduh di bawah teratai
saat matahari mulai
meraba riak-riak kecil,
daun-daun, juga bayang-bayang
pepohonan
sebagian dari mereka
berbincang,
“Siapa yang mau menangkap kita hari ini?”
[Puisi “Di Sebuah Telaga”]
dia berkisah tentang beberapa rasi bintang
dan meyakinkanku
bahwa sebentar lagi Dewi Hera
menampakkan diri sambil menyusui
Hercules yang kelaparan dengan kasih
“Percayalah, langit malam akan seputih susu sebersih rasayang kutitip untukmu,” tutupnya
[Puisi “Milky Way dan Seorang perempuan”]
kadangkala aku tak sengaja ditertawakan nasib, ditampar Tangan Tuhan pun dicubit kenyataan, tak peduli berkali-kali tersungkur aku tetap bertahan karena ada cinta keluarga yang menguatkan.
[Puisi “Harta Paling Berharga”]
Judul: Gubahan Jiwa dalam Pena
Subjudul: –
Penulis: Layla Nusayba, Ripki Aripianto, dkk
Ukuran: 13×19
MAPSBN: 0401-2023-3004-0015
ISBN: –
Penerbit: Megania Aksara Publishing

Reviews
There are no reviews yet.