Rp85.000,00

Yudaisme dan Klaim Plagiarisme Al-Quran

Geiger menunjukan pandangan yang berbeda dengan pandangan Yahudi Ortodoks tentang Taurat, tidak menganggap lima kitab yang diwahyukan kepada Musa sebagai wahyu, serta menggunakan sumber Yahudi yang ditulis setelah Islam diwahyukan. Konteks agama Kristen dalam karyanya dipengaruhi oleh guru Kristen-nya..

Compare
Share
Geiger menunjukan pandangan yang berbeda dengan pandangan Yahudi Ortodoks tentang Taurat, tidak menganggap lima kitab yang diwahyukan kepada Musa sebagai wahyu, serta menggunakan sumber Yahudi yang ditulis setelah Islam diwahyukan. Konteks agama Kristen dalam karyanya dipengaruhi oleh guru Kristen-nya, Georg Wilhelm Friedrich Freytag. Meskipun demikian, penguasaan Geiger terhadap sumber-sumber Yahudi dan kemampuannya mengaitkan perumpamaan dan konsep dalam Al-Qur’an dengan sumber-sumber Yahudi diakui oleh kalangan Cendikiawan Kristen dan dianggap berharga. Penulis juga menolak klaim bahwa kata-kata asing dalam Al-Qur’an mengancam kedudukannya sebagai kitab suci berbahasa Arab, dengan argumen bahwa bahasa adalah dinamis dan terintegrasi dengan baik dalam Al-Qur’an, serta bahwa pandangan ulama menegaskan karakteristik unik Al-Qur’an yang berbeda dari agama-agama sebelumnya, meskipun perlu dihindari penggunaan klaim semacam itu untuk meragukan posisi Al-Qur’an sebagai pedoman spiritual yang relevan dalam evolusi bahasa dan budaya.
Judul: Yudaisme dan Klaim Plagiarisme Al-Quran
Penulis: Nur Azizah
Jenis buku: Non Fiksi
Penerbit: Megania Aksara Publishing
ISBN:
MAPSBN:

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Yudaisme dan Klaim Plagiarisme Al-Quran”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select at least 2 products
to compare