Di era digital yang serba cepat, ruang-ruang penafsiran keagamaan mengalami transformasi besar. Buku ini mengupas fenomena penafsiran Al-Qur’ān yang kini tak lagi terbatas pada mimbar-mimbar masjid atau ruang kuliah, melainkan hadir secara masif di media online. Menggunakan pendekatan hermeneutika, penulis mengkaji secara kritis bagaimana Al-Qur’ān ditafsirkan oleh dua portal Islam terkemuka.
Ditulis dengan gaya ilmiah yang tetap bisa dinikmati oleh kalangan umum, buku ini cocok untuk pembaca yang tertarik pada studi tafsir, komunikasi keislaman, hingga fenomena keberagamaan digital masa kini. Bacaan penting bagi mereka…
Di era digital yang serba cepat, ruang-ruang penafsiran keagamaan mengalami transformasi besar. Buku ini mengupas fenomena penafsiran Al-Qur’ān yang kini tak lagi terbatas pada mimbar-mimbar masjid atau ruang kuliah, melainkan hadir secara masif di media online. Menggunakan pendekatan hermeneutika, penulis mengkaji secara kritis bagaimana Al-Qur’ān ditafsirkan oleh dua portal Islam terkemuka.
Ditulis dengan gaya ilmiah yang tetap bisa dinikmati oleh kalangan umum, buku ini cocok untuk pembaca yang tertarik pada studi tafsir, komunikasi keislaman, hingga fenomena keberagamaan digital masa kini. Bacaan penting bagi mereka yang ingin memahami bagaimana Al-Qur’ān “berbicara” dalam bahasa zaman sekarang—melalui layar, klik, dan algoritma…
….
Judul: Penafsiran Al-Qur’ān di Media Online
Penulis: Hamdan Yuwapini
ISBN:
Reviews
There are no reviews yet.
Be the first to review “Penafsiran Al-Qur’ān di Media Online” Cancel reply
Satu-satunya surat dalam Al-Qur’an yang wajib hukumnya untuk setiap muslim hafalkan ialah sūrah al-Fātiḥah. Itu karena membaca sūrah al-Fātiḥah dalam shalat merupakan rukun yang wajib kita baca. Sedangkan shalat setidaknya dilaksanakan sebagai kewajiban…
Selamat membaca buku ‘Moderasi Beragama dalam Pandangan Mufassir Nusantara’. Buku ini mengajak Anda untuk menapak langkah di tengah landasan pemahaman agama yang moderat, sesuai dengan pandangan para mufassir dari Nusantara…
Dina, Tio, dan Dimas merupakan tiga bersaudara yatim piatu. Mereka hidup jauh dari kata berkecukupan karena kedua orang tua mereka meninggal tanpa meninggalkan warisan…
Lawa Apian merupakan seorang anak laki-laki yang tumbuh dengan banyak cerita kenakalan seperti halnya anak laki-laki pada umumnya. Karena orang tua Lawa tinggal di desa Embun Baru, desa yang terkenal memiliki angka kriminalitas tinggi…
Melalui buku ini, pembaca diundang untuk merenung, mendialogkan, dan menerapkan pemahaman yang mendalam tentang berpakaian yang Islami. Saya ingin menyampaikan apresiasi yang tulus kepada penulis yang telah memberikan kontribusi berharga ini dalam membimbing kita menuju pemahaman yang lebih baik …
Buku ini menunjukkan bahwa genealogi tradisi sedekah sireugam breuh mulai dilaksanakan oleh masyarakat Desa Lapang sejak tahun 1960 bermula dari keinginan masyarakat untuk membangun masjid, namun karena terkendala pendanaan sehingga dilakukan musyawarah antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat sehingga menghasilkan program sedekah ini…
Reviews
There are no reviews yet.