Di era digital yang serba cepat, ruang-ruang penafsiran keagamaan mengalami transformasi besar. Buku ini mengupas fenomena penafsiran Al-Qur’ān yang kini tak lagi terbatas pada mimbar-mimbar masjid atau ruang kuliah, melainkan hadir secara masif di media online. Menggunakan pendekatan hermeneutika, penulis mengkaji secara kritis bagaimana Al-Qur’ān ditafsirkan oleh dua portal Islam terkemuka.
Ditulis dengan gaya ilmiah yang tetap bisa dinikmati oleh kalangan umum, buku ini cocok untuk pembaca yang tertarik pada studi tafsir, komunikasi keislaman, hingga fenomena keberagamaan digital masa kini. Bacaan penting bagi mereka…
Di era digital yang serba cepat, ruang-ruang penafsiran keagamaan mengalami transformasi besar. Buku ini mengupas fenomena penafsiran Al-Qur’ān yang kini tak lagi terbatas pada mimbar-mimbar masjid atau ruang kuliah, melainkan hadir secara masif di media online. Menggunakan pendekatan hermeneutika, penulis mengkaji secara kritis bagaimana Al-Qur’ān ditafsirkan oleh dua portal Islam terkemuka.
Ditulis dengan gaya ilmiah yang tetap bisa dinikmati oleh kalangan umum, buku ini cocok untuk pembaca yang tertarik pada studi tafsir, komunikasi keislaman, hingga fenomena keberagamaan digital masa kini. Bacaan penting bagi mereka yang ingin memahami bagaimana Al-Qur’ān “berbicara” dalam bahasa zaman sekarang—melalui layar, klik, dan algoritma…
….
Judul: Penafsiran Al-Qur’ān di Media Online
Penulis: Hamdan Yuwapini
ISBN:
Reviews
There are no reviews yet.
Be the first to review “Penafsiran Al-Qur’ān di Media Online” Cancel reply
“Intoleransi dalam Al-Qur’an: Kritik terhadap Pandangan Orientalis” adalah sebuah telaah mendalam yang menjelaskan konsep-konsep Al-Qur’an terkait dengan isu intoleransi, yang sering disalahpahami dalam perspektif orientalis
Gaya Berpakaian Blink di Indonesia” mengajak pembaca untuk menjelajahi dunia fashion yang berkilau dan penuh gaya. Dengan sentuhan unik yang mencerminkan keberagaman budaya Indonesia, buku ini memberikan panduan praktis dalam menciptakan gaya berpakaian yang memikat dan berani…
enre fantasi yang bercerita tentang seorang gadis keturunan iblis dan penyihir. Dalam jiwanya separuh iblis dan separuh penyihir. Menjelang usia 17 tahun barulah kelihatan kekuatan sihirnya…
Geiger menunjukan pandangan yang berbeda dengan pandangan Yahudi Ortodoks tentang Taurat, tidak menganggap lima kitab yang diwahyukan kepada Musa sebagai wahyu, serta menggunakan sumber Yahudi yang ditulis setelah Islam diwahyukan. Konteks agama Kristen dalam karyanya dipengaruhi oleh guru Kristen-nya..
Dina, Tio, dan Dimas merupakan tiga bersaudara yatim piatu. Mereka hidup jauh dari kata berkecukupan karena kedua orang tua mereka meninggal tanpa meninggalkan warisan…
Resepsi Eksegesis Terhadap Moderasi Beragama” merupakan buku yang mengajak pembaca untuk menjelajahi konsep moderasi dalam beragama melalui kacamata eksegesis atau penafsiran teks suci…
Reviews
There are no reviews yet.