Akan tetapi, semua memang harus terjadi. Ibu pergi. Seperti kelinci putih yang harus lari dari terkaman singa. Berlari sejauh mungkin dan membebaskan hatinya. Biar saja. Cukup saya di sini yang merasa sedikit lelah. Toh, malam selalu berlalu begitu saja. Pagi masih ada dan datang setiap harinya. Entah saya tumbuh bagaimana, biar waktu yang menjawabnya. Saya hanya perlu membuka mata dan bersiap-siap, kalau-kalau nanti sepulang sekolah, Bapak mengajak pergi lagi dengan buntalan kresek di tangannya. (Seandainya Ibu Ada: Diarydia)
Antologi Lentera di Ujung Gulita merangkum cerpen-cerpen luar biasa dari orang-orang hebat yang telah melewati fase ‘Perjuangan Demi Meraih Segenggam beras’. Cerita-cerita dalam buku ini adalah kisah pilihan dalam event yang diprakarsai oleh Megania Aksara Publishing.
Nama-nama penulis:
Diarydia | Cattleya | Kwins Nacoh | Putri Yohani | Diah Pitasari | Kai Ken | Dewi Mulidyawati | Ayu Nartia | ZiGMa Metafora | Leonheart | Obi Bisa | AlphQueen | Rizkia Fatmawati | Hafidah | Nur Laily Mamlu’ah | Fitriade Septika ll | Retma N | Muth Loebs | Dini Mardiana | Rini Setiawati
Judul: Lentera di Ujung Gulita
Subjudul: –
Penulis: Diarydia, Cattleya, dkk
Ukuran: 13×19
Penerbit: Megania Aksara Publishing
ISBN: –
MAPSBN: 0401-2023-3004-0013

Reviews
There are no reviews yet.