Raya hanya ingin kehidupannya suatu hari nanti bisa berjalan normal. Perempuan yang memiliki masa lalu menyedihkan itu selalu memakai kacamata hitam dan headset tiap kali mendatangi suatu tempat. Mendengar dan melihat sesuatu yang orang lain tak dengar dan lihat juga adalah sebuah siksaan untuknya, sehingga dia berusaha untuk mengabaikan semua–baik makhluk tak kasat mata maupun manusia.
Kehidupan Raya juga tak banyak berubah saat pindah ke ibu kota. Bahkan, dua makhluk tak kasat mata terus menempel dan mengikutinya ke mana pun. Kehidupan normal yang dia impikan tampaknya akan sulit digapai.
“Apa aku mengganggumu?”—Sunny
“Apa selama ini kamu berjalan pakai tangan dan makan pakai kaki? Kehidupan orang itu beda-beda, begitu pun dengan versi normalnya.”—Igo.
“Kehidupan normal itu seperti cinta. Cukup dirasa, tanpa harus dikata.”
Reviews
There are no reviews yet.