Hai, kamu yang mungkin pernah lelah dan ingin menyerah karena badai masalah dalam hidup, yang pernah tersungkur oleh keadaan dan merasa sendirian di masa lalu, yang sengit melawan kerasnya hidup hari demi hari, tapi tetap memutuskan untuk bangkit dan melangkah lagi esok, lusa, dan seterusnya. Terima kasih telah bertahan dengan baik hari ini. Mari ulangi lagi waktu mendatang, sampai tiba saat kita dipanggil pulang oleh-Nya dengan terhormat dan tanpa penyesalan.
Para penulis di buku ini adalah mereka yang hatinya pernah terluka atau bahkan hancur, tetapi memilih merawat kembali kepingan yang berserakan, lalu tetap melangkah maju. Melalui cerita-cerita reflektif, kisah fiksi, dan suara-suara hati, buku ini menjadi ruang aman untuk mengakui luka, merenungi perjalanan, dan menemukan kekuatan di balik retakan.
“Buatmu yang Terus Melangkah, Terima Kasih ….” bukan lagi sekadar kumpulan cerita pendek, tapi jadi penghormatan bagi tiap langkah kecil yang pernah diambil, satu per satu meski perlahan. Seringkali, satu langkah kecil yang diambil menjadi hal yang paling berarti dalam hidup. Dari itu, kita akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah selanjutnya. Dan, terima kasih sudah memilih buku ini untuk menemani perjalanan kamu.
..
Reviews
There are no reviews yet.